Seharian hujan membasahi bumi. Meskipun seharusnya ini musim kemarau karena ini masih bulan september tetapi kenyataannya curah hujan sudah cukup tinggi. Bahkan dibeberapa wilayah hujan ini sudah mengakibatkan banjir. Meskipun dari kecil kita sudah tahu tentang hujan, tetapi bagaimana sih sebenarnya hujan itu terjadi? Apakah di langit itu ada tandon air kemudian saat hujan berarti air di langit tumpah?
Menurut Wikipidia.org Hujan merupakan satu bentuk presipitasi yang berwujud cairan. Presipitasi sendiri dapat berwujud padat (misalnya salju dan hujan es) atau aerosol (seperti embun dan kabut). Hujan terbentuk apabila titik air yang terpisah jatuh ke bumi dari awan.
Udah jelas?? Atau malah bingung? Ok biar lebih jelas lagi kita pelajari Proses terjadinya hujan dari awal
Bumi kita sebenarnya terdiri atas dua per tiga air. Jadi antara daratan dan air lebih banyak airnya. Air yang begitu banyak ini akan mengalami penguapan akibat terkena sinar matahari sehingga menjadi uap air. Baik air yang dari lautan maupun air yang berada di wilayah daratan semua mengalami penguapan. Selain itu uap air bisa juga berasal dari transpirasi (hilangnya uap air dari permukaan tubuh) baik dari tumbuhan hewan dan juga manusia.
Hasil dari uap air yang berasal dari bumi ini selanjutnya terkumpul menjadi satu di udara kemudian mengalami proses kondensasi atau pengembunan (perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat, seperti gas (atau uap) menjadi cairan ).setelah proses kondensasi ini maka terbentuklah awan-awan mendung yang sering kita jadikan pertanda akan terjadinya hujan. Awan-awan ini akan bergerak dengan bantuan hembusan angin baik secara vertikal maupun horizontal. Gerakan angin vertikal ke atas menyebabkan awan bergumpal. Gerakan angin tersebut menyebabkan gumpalan awan semakin membesar dan saling bertindih-tindih. Setelah gumpalan awan –awan tersebut mencapai daerah atmosfir yang bersuhu lebih dingin maka terjadilah butiran-butiran air dan es. Kemudian lama-kelamaan angin tidak dapat lagi menopang beratnya awan dan akhirnya awan yang sudah berisi air ini mengalami presipitasi atau proses jatuhnya hujan air, hujan es dan sebagainya ke bumi.
Sekarang sudah jelaskan!! Itulah proses terjadinya Hujan. Semoga kita bisa lebih belajar dari alam.
Tampilkan postingan dengan label Out door Class. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Out door Class. Tampilkan semua postingan
Jumat, 24 September 2010
Jumat, 03 September 2010
Petir
Hari ini aku mengajar fisika untuk materi Listrik Statis… dalam materi ini ada contoh terjadinya Petir atau boleh juga di sebut dengan Halilintar. Sebenarnya apa to yang di sebut dengan PETIR? Bagaimana proses terjadinya ? dan mengapa Petir sering nya mampir ke bumi pas waktu hujan??
gambar di ambil dari Wikipidia.org
OK…. Mari kita belajar bersama-sama mengenai Petir ini.
Petir merupakan gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan. Biasanya diawali munculnya kilatan cahaya di langit yang beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar yang disebut Guruh. Terjadinya Perbedaan waktu kemunculan antara Kilat dan suara guruh ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan cahaya.
Sekarang Bagaimana petir bisa terjadi?
Fenomena alam terjadinya Petir ini dalam ilmu pengetahuan dapat diartikan sebagai proses perpindahan elektron antar awan dan bumi melalui medium udara. Penyebab terjadinya petir adalah perbedaan potensial antara awan dan bumi. Awal mulanya awan selalu bergerak terus menerus dan selama pergerakannya akan terus berinteraksi dengan awan lainnya sehingga menyebabkan terjadinya pemisahan muatan negatif dan positif pada awan. Muatan negatif akan berada pada salah satu sisi ( atas atau bawah ) dan muatan positif di sisi yang lain. Hal ini akan mengakibatkan awan bisa mengandung muatan. Sedangkan di saat yang bersamaan bumi itu selalu netral, sehingga terjadi perbedaan potensial antara awan dan bumi. Jika perbedaan potensial itu cukup besar, akan terjadi proses pelepasan elektron agar tercapai kesetimbangan. Pada proses pembuangan atau pelepasan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara.
Kenapa petir sering muncul pada saat terjadi Hujan?
Petir lebih sering terjadi pada saat hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatifpositif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan. dan awan bermuatan
Udah tahu kan kenapa kok bisa terjadi Petir? Oh ya untuk bisa menghindari sambaran petir pada gedung-gedung bertingkat biasanya di pasang penangkal petir, hal ini bertujuan agar bangunan tidak rusak fatal ketika di sambar petir…
Labels:
Out door Class
Langganan:
Postingan (Atom)
